Senin, 09 November 2015

Tabungan Investasi: Anda yang Memulai, Anda yang Bertanggung Jawab

Semakin bertambahnya minat masyarakat untuk memulai tabungan investasi, peluang industri jasa keuangan pun ikut terbuka lebar. Telah banyak perusahaan jasa keuangan yang menawarkan berbagai macam produk investasi, salah satunya program investasi berkala melalui reksadana.
Melalui program asuransi ini, Anda bisa membuka rekening investasi sekaligus untuk beberapa tujuan keuangan. Seperti dana pendidikan, dana pensiun, pernikahan, modal usaha, dan juga properti. Sebelum menggunakan dana investasi, Anda diarahkan untuk menjalankan dua tahap, di antaranya:

1. Anda menjalankan tahap akumulasi aset melalui investasi di produk berimbal hasil dan berisiko tinggi, seperti reksadana campuran.

2. Lalu, Anda menjalankan tahap preservasi . Dana investasi yang telah terakumulasi dialihkan ke instrumen berisiko lebih rendah agar nilainya stabil, seperti reksadana pendapatan tetap.


Contoh kasus:
Misalkan dana pendidikan anak lima tahun lagi, bulan pertama hingga bulan ke-11 dana Anda diinvestasikan ke reksadana campuran. Dari bulan ke-11 hingga ke-61, dana investasi dialokasikan ke reksadana pendapatan tetap.
Anda bisa memulai tabungan investasi mulai dari Rp 100.000 per bulan dengan sistem autodebit. Anda bisa menentukan tujuan dan jangka waktu investasi, serta pembayaran yang dilakukan setiap bulannya.

Namun, sebelum Anda memulai tabungan investasi, sebaiknya perhatikan terlebih dahulu beberapa hal berikut ini:

1. Periksa kembali kondisi keuangan Anda. Jika keuangan Anda masih labil, tentu bukan langkah sehat memaksakan diri berinvestasi walaupun dalam nominal yang kecil.

2. Pastikan kondisi arus kas Anda positif. Artinya, Anda memiliki dana darurat dan proteksi di luar uang yang diinvestasikan.

3. Disiplin menyisihkan dana untuk investasi. Agar terhindar dari kerugian besar, berinvestasi memang diperlukan pemahaman lebih. Dana investasi akan meningkat jika Anda disiplin mengelola keuangan.

4. Menimbang kredibilitas dan independensi jasa keuangan. Sebelum Anda memilih produk tabungan investasi, sebaiknya Anda cermat memilih perusahaan jasa keuangan. Pilihlah perusahaan yang sudah populer dan ahli dalam menangani investasi.
Dalam merencanakan keuangan yang baik, pada akhirnya Anda dituntut untuk mampu belajar sendiri mengenali karakter dan produk tabungan investasi yang ada. Anda bisa mengenalinya melalui internet atau melalui media massa lainnya.

Hanya saja jika merencanakan keuangan sendiri, Anda tentu akan repot. Nah, tabungan investasilah salah satu jalan keluarnya untuk memangkas kerepotan Anda dalam mengelola keuangan. Jika Anda tertarik berinvestasi, siapkah untuk disiplin menjalankannya?

0 komentar

Posting Komentar