Selasa, 10 November 2015

Tentukan Tujuannya, Barulah Berinvestasi

Apa fokus investasi Anda? Jika Anda masih bingung menentukan tujuan finansial mengikuti tabungan investasi, bagaimana nanti saat menjalankannya? Sebelum Anda memulai investasi, alangkah baiknya jika Anda menentukan tujuan finansialnya.
Karena tujuan finansial akan berpengaruh pada pemilihan produk dan besarnya return yang akan Anda peroleh. Jika Anda masih bingung menentukan tujuan finansial, simak beberapa fokus investasi berikut ini:


1. Investasi jangka pendek
Investasi jangka pendek perkiraan waktunya maksimal 1 tahun. Fokus tabungan investasi ini untuk mengamankan modal pokok sekaligus mendapatkan peningkatan keuntungan. Keuntungan yang akan dapatkan masih di atas investasi konvensional, namun tidak terlalu besar.
Tujuan finansial investasi jangka pendek, yaitu untuk memenuhi kebutuhan dana tunai dalam jangka pendek. Misalnya untuk renovasi rumah dalam setahun ke depan atau biaya pernikahan. Contoh produknya berupa deposito, obligasi jangka pendek, dan reksadana pasar uang.

2. Investasi jangka menengah
Jangka waktu investasi ini berkisar 1-5 tahun. Fokus investasinya adalah mengharapkan pendapatan pasif berupa bunga, bagi hasil jangka menengah. Fokus investasi ini cocok untuk investor yang mengharapkan pertumbuhan nilai investasi, tingkat keuntungannya lebih tinggi dari investasi jangka pendek.
Tujuan finansial investasi ini adalah misalnya untuk melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi atau membeli rumah. Contoh produknya meliputi reksadana pendapatan tetap, surat hutang jangka menengah, suku ritel, ORI, dan logam mulia.

3. Investasi jangka panjang
Investasi jangka panjang dilaksanakan dalam kurun waktu di atas 5 tahun. Fokus investasinya adalah pertumbuhan keuntungan dalam jangka panjang. Dalam investasi jangka panjang, Anda atau manajer investasi bisa melakukan banyak manuver dalam mengelola kekayaan. Setiap tahunnya juga Anda bisa melakukan evaluasi, agar tahun depannya keuntungan bisa semakin berlipat.
Investasi jangka panjang cocok bagi Anda yang memiliki tujuan finansial berupa dana pensiun atau dana pendidikan universitas untuk anak sedari kecil. Contoh produknya meliputi saham, reksadana campuran, reksadana saham, properti, dll.

Sebelum memulai investasi, sebaiknya Anda pikirkan matang-matang mulai dari produk hingga risiko yang bisa terjadi. Pastikan juga Anda benar-benar memiliki dana lebih untuk memiliki tabungan investasi. Minimal 10 persen-15 persen dari pendapatan Anda di luar dana untuk kebutuhan pokok dan dana darurat yang Anda keluarkan per bulannya. Sudah menemukan fokus investasi yang sesuai dengan tujuan finansial Anda?

0 komentar

Posting Komentar