Senin, 25 April 2016

Cara Membuat Batik Tulis Beserta Alat dan Bahan yang Dibutuhkan



Batik tulis merupakan salah satu wujud karya seni budaya asli Indonesia. Kekhasan terletak pada alat dan bahan serta metode yang digunakan untuk menciptakan corak batik pada selembar kain.  Batik tulis hanya bisa dilakukan secara manual dengan tangan, menggunakan teknik wax-resist dyeing.

Alat- alat yang digunakan dalam proses pembuatan batik, yaitu : 
  • Canting, alat untuk membatik yang terbuat dari tembaga, berbentuk unik dimana ujungnya menyerupai paruh burung. 
  • Gawangan, tempat yang yang biasanya terbuat dari bahan kayu atau bambu untuk meletakkan atau menaruh kain dimana akan diberi motif batik tulis. 
  • Wajan, wadah berukuran kecil biasanya terbuat dari tanah liat atau tembaga.yang digunakan untuk mencairkan lilin atau malam.
  • Kompor kecil atau anglo, digunakan untuk memanaskan wajan kecil tersebut. 

Sedangkan bahan yang diperlukan yaitu :
  • Lilin atau malam, terbuat dari campuran berbagai jenis bahan seperti daun gondorukem, parafin, dan lemak minyak kelapa. 
  • Bahan pewarna, biasanya memakai pewarna alami (seperti kulit kayu soga, daun indigo, dll) atau yang kini banyak digunakan adalah dengan pewarna buatan / berbahan kimia.

Batik tulis dibuat di atas bahan kain yang memiliki warna dasar putih. Bisa terbuat dari bahan kapas (kain mori). Cara membuat batik tulis dibentuk dengan menggunakan cairan lilin menggunakan canting, sehingga cairan lilin akan meresap ke dalam serat kain batik. Kemudian kain yang telah dilukis itu selanjutnya dicelup dengan warna sesuai yang dikehendaki.

Diantara jenis-jenis batik yang ada di Indonesia, batik tulis paling mahal harganya. Tak heran sebab cara membuatnya pun sangat rumit, serta membutuhkan waktu dan tenaga yang ekstra.  Dan justru inilah keunikannya, sehingga menjadikannya memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

0 komentar

Posting Komentar